Seketika semuanya berubah sejak hari itu...
Entah harus mengutuk tapi hati menolak.
Aku tak ingin jadi seperti dia.
Lantas, apa yang harus ku lakukan?
Jam itu masih memutar detik yang sama, langit masih biru dan berarak pelan, dan dunia masih berputar seperti biasa silih berganti siang dan malam. Seolah tak terjadi apa - apa.. Padahal hari itu aku merasakan duniaku kembali direbut, skalipun pernah terlintas sekedar gumaman dan mulai bersiap akan hari itu. Tapi tidak pernah menyangka bahwa hal tersebut akan benar terjadi. Sangking karena sudah terlalu sering disakiti, sedikit banyak aku pun mulai terbiasa diperlakukan seperti itu. Bahkan di kala sedih itu, aku masih bisa bersyukur.. Akhirnya Allah hentikan juga rasa sakit ini. Keraguan selama ini pun terjawab, jawabannya adalah melepaskan...
Ku kira semua akan memburuk sejak hari itu, karena memang kenapa reaksi hati itu yang seolah baik-baik saja. Entah karena hati ini udah bersiap untuk datangnya hari ini. Ternyata sejak hari itu aku tidak baik-baik saja, hati ini bener-bener takut terluka dan sulit percaya ketika ada yang mencoba untuk mendekati...
Semua usaha sudah dilakukan, tapi hati masih berkata tidak. Entah ketakutan apa yang tersimpan, ia begitu takut untuk terbuka lagi. Sudah ku lakukan, memberi kesempatan teruntuk seorang yang baik. Tetapi selalu ada hal yang membuat hati ini mundur dan menolak atau tertolak. Entah butuh waktu berapa lama lagi untuk menyembuhkan diri, hati ini benar - benar kehilangan kepercayaan diri untuk percaya. Ya Allah... Apa yang harus dilakukan?
Rasanya benar - benar indah melihat orang lain punya keluarga sederhana dengan cara termudah, tapi kenapa justru terlalu sulit bagi diri sendiri. Sebenernya ga pernah ada niatan untuk mempersulit, tapi ketika kita memiliki ketakutan terhadap karakter seseorang maka saya ga bisa menerima hal tersebut. Karena saya benar-benar ga ingin kembali ke masa - masa dimana menjalani hari aja terasa berat. Cukuplah masa muda yang berat, hati kecil itu berharap di masa - masa dewasa ini justru seenggaknya partner yang dipilih nanti mampu membuat hati ini terasa tidak sendirian menghadapi semua ujian Allah..
Ya Rabb...
Semoga tahun ini, Allah izinkan diri ini untuk ga sendiri lagi.
Aamiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar